Memohon Anugerah dari Kuil Sringeri Sharada Peetam

IMG-20170923-WA0016

Sringeri adalah sebuah kota kecil yang terletak di Distrik Chikkamagaluru, State Karnataka. Kota kecil ini berada di koordinat 13.42°N 75.25°E. Dengan memiliki suhu yang sejuk Sringeri sangat tepat sekali dijadikan sebagai tujuan untuk berwisata, khususnya wisata religi. Nah wisata religi inilah yang akan saya bahas pada tulisan ini.

Saya pertama kali menginjakkan kaki di Sringeri adalah ketika saya dalam perjalanan dari Mangalore ke Koppa, tempat belajar saya saat ini. Karena saat ini sedang musim hujan, maka suasananya menjadi sangat sejuk dan sangat sempurna untuk melakukan wisata religi. Sampai saat ini sudah empat kali saya mengunjungi Sringeri, dengan tujuan utama adalah Kompleks Kuil Sringeri Sharada Peetam. Kuil inilah daya tarik utama yang membuat orang-orang datang kesini.

Di dalam Kompleks Kuil Sharada Peetam ini terdapat dua kuil utama yaitu Kuil Sharadamba dan Kuil Vidyashankara. Dua kuil utama inilah yang paling banyak dikunjungi dan beberapa kuil-kuil lainnya yang ada di dalam kompleks ini, yaitu Kuil Kala Bhairawa, Kere Anjaneya, Kalimbaka, dan Durgamba.

Kuil Sharadamba didedikasikan untuk Dewi Pengetahuan. Masyarakat di sini percaya bahwa dengan berdoa di kuil ini akan membawa kelancaran dalam belajar dan menghadapi ujian. Para orang tua yang memiliki anak-anak yang mulai belajar menulis akan membawa anak-anak mereka untuk melakukan puja dan belajar menulis di kuil ini. Bahkan juga sudah menjadi tradisi bagi pelajar-pelajar di sekitar kuil kuil ini dan pelajar-pelajar dari daerah lainnya sebelum menghadapi ujian mereka akan berkunjung ke kuil ini dan melakukan Darshan disini.

Di sebelah kanan Kuil Sharadamba berdiri megah Kuil Vidyashankara. Kuil ini menggunakan arsitektur kuno, yaitu bangunan yang sepenuhnya menggunakan bongkahan-bongkahan batu, seperti halnya arsitektur yang dimiliki Candi Prambanan di Yogyakarta. Kuil ini diyakini didirikan oleh Shankaracharya. Didalam kuil ini dipuja Dewa Shiwa, Dewi Parwati, dan Dewa ganesha. Dewa Ganesha di kuil ini direpresentasikan sebagai Dewa Pengetahuan. Saya sendiri berkesempatan melakukan Vidya Puja kepada Dewa Ganesha di kuil ini akhir Agustus lalu.

Satu hal menarik dari kompleks kuil ini adalah mereka memberikan makan siang gratis kepada siapa saja yang berkunjung ke kuil ini. Makan siang gratis ini tidak hanya di hari-hari tertentu saja, namun setiap hari. Selain itu kuil ini juga memberikan makan siang gratis kepada sekolah-sekolah yang ada di wilayah Sringeri. Jika saya tidak salah informasi, ada satu atau dua sekolah di Koppa yang juga mendapat kiriman makan siang gratis dari kuil ini.

IMG-20170923-WA0019

Kompleks kuil ini berada di tepi sungai yang tepat berada di sebelah kanan atau Kuil Vidyashankara. Sungai ini bernama sungai Tunga. Di sungai ini ikan-ikan hidup dengan bebas dan sangat bersahabat. Ikan-ikan ini memiliki ukuran sebesar paha orang dewasa dan selalu menampakkan diri ke permukaan. Ikan-ikan ini akan nampak semakin jelas saat air sungai sedang surut, yaitu sekitar bulan Januari dan Februari.

IMG-20170923-WA0017

Jika anda berkunjung pada waktu yang tepat dan anda beruntung, maka akan berkesempatan melihat ritual gajah-gajah kuil memberi berkah kepada anak-anak yang yang hadir berkunjung ke kuil. Masyarakat disini percaya bahwa dengan mendapat berkah dari gajah-gajah ini akan membawa keberuntungan kepada mereka.

Berseberangan dengan kompleks kuil ini terdapat kompleks Asharam yang dikelola dibawah naungan Sri Sri Jagadguru Shankaracharya Mahasamsthanam Dakshinamnaya Sri Sharada Peetam. Di sini adalah tempat pada Yogi belajar dan menekuni Veda. Saya sangat beruntung sekali berkesempatan untuk melihat langsung saat Yogi-yogi muda sedang belajar melafalkan Veda saat kunjungan saya sekitar bulan Februari lalu.

Selain kompeks kuil ini masih ada tempat lain yang bisa dikunjungi, diantaranya adalah Sri Parshwanath Swami Basadi, sebuah kuil yang ada di pusat kota Sringeri. Ada juga air terjun Sirimane yang terletak 12km dari kota Sringeri. Air terjun ini bisa dikunjungi dengan berkendara motor dan kendaraan roda empat seperti Jeep. Satu lagi air terjun yaitu air terjun Hanumanagundi. Air terjun ini berada lebih jauh dibandingkan dengan air terjun Sirimane, yaitu 36 km dari kota Sringeri.

Jika anda senang wisata spiritual dan suka menikmati suasana alam yang sejuk maka Sringeri wajib anda kunjungi. Untuk mencapat Sringeri pun tidaklah sulit karena angkutan umum sangat banyak tersedia. Jika perjalanan dimulai dari Mangalore maka dibutuhkan waktu sekitar 4 jam dengan menggunakan bus.  Jika dari Bangalore dibutuhkan waktu sekitar 9 jam dengan menggunakan bus. Bangalore dan Mangalore adalah dua kota besar terdekat dengan Sringeri.

Jadi jika anda datang dari State yang lain misalnya dari Kerala maka anda akan transit di Mangalore atau Bangalore, tergantung pada pilihan anda. Jika anda ingin melakukan perjalanan dengan kereta api dari Bangalore, maka perjalanan bisa melalui Shivamoga dan dilanjutkan dengan bus sekitar 3 jam. Sedangkan jika dari Koppa hanya membutuhkan waktu tempuh 1 jam saja.

Bus yang bisa dipilih adalah bus pemerintah atau KSRTC, bus travel SRS, dan bus travel Sugama. Bandara terdekat adalah Mangalore International Airport.

Tinggal di Sringeri sangat mudah karena banyak sekali penginapan disini walaupun merupakan kota kecil. Pihak pengelola kuil juga mengelola penginapan yang tepat berada di depan kuil. Jadi jika Anda ingin berkunjung tidak perlu khawatir mengenai tempat tinggal. Waktu yang tepat untuk berkunjung ke Sringeri adalah sekitar bulan Oktober sampai dengan Maret. Bagaimana, sudah siap travelling? Jika Anda sedang ada di India atau berencana ke India, jangan sia-siakan kesempatan untuk berkunjung ke Sringeri.

Penulis:

Komang Sumertawan

Mahasiswa BAMS (Bachelor Ayurvedic Medicine and Surgery)

ALN Rao Memorial Ayurvedic Medical College, Koppa.

Facebook: https://www.facebook.com/kawulajogja

Instagram: @kawulajogja

Blog: https://jogjaspirit.blogspot.com

Twitter: @sumertawan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*