Diskusi ATDIK & PPI India-New Delhi, Episode III

Tema: Nilai-Nilai Positif Pendidikan di India & Refleksi Pendidikan Indonesia

”Pendidikan bukanlah sekedar kewajiban tetapi pendidikan adalah sebuah hak setiap insan Indonesia berdasarkan amanah Undang-Undang. Semua orang berhak mendapatkan pendidikan bermutu dan menempuh pendidikan itu tidak terbatas waktu dan tempat”.

Ketika mendengar kata pendidikan, begitu banyak gambaran yang terlintas terutama mengenai “pendidikan di Indonesia”. kelebihan dan kekurangan pendidikan di Indonesia sudah terlintas di pikiran kita. Satu cara meningkatkan pendidikan di Indonesia adalah dengan bandingkannya dengan negara lain. Hal ini bukan berarti pendidikan di negara lain bisa cocok dengan pendidikan di Indonesia. tapi kita dapat mengambil sisi positif pendidikan di negara lain tersebut salah satunya di India, negara dengan populasi terbesar kedu di dunia.
Diskusi ringan bersama Kepala Atase Pendidikan KBRI New Delhi, Prof. Iwan Pranoto dan Keluarga Besar PPI India-New Delhi tentang sisi positif pendidikan di India dapat disimpulkan sebagai berikut:

1.Pendidikan di India yang bermutu dan terjangkau.
Bermutu disini bisa dikatakan, pengajar yang diberikan merupakan pengajar yang sudah memiliki kualitas. Untuk menjadi seorang dosen mereka harus menempuh salah satu syarat yaitu menjadi seorang profesor atau bergelar Ph.D.

Terjangkau pendidikannya dimana mahasiswa India hanya membayar Rs. 160 persemester (di PTN Jawaharlal Nehru University, New Delhi) atau senilai dengan Rp. 32.000,-. Hal ini dikarenakan kebijakan pemerintah dan adanya sistem subsidi pada bidang pendidikan, khususnya di PTN. Selain itu adanya jaminan beasiswa bagi mahasiswa S2 dan S3 diperguruan tinggi secara otomatis setelah mengikuti tes yang diadakan pemerintah. Selain biaya yang murah, kesederhanaan menjadi ciri PTN di India, bukan berarti fasilitias yang minin, namum fasilitas yang cukup, nyaman, dan sesuai kebutuhan civitas akademika di India.

2. Budaya Sikap sadar membaca, buku murah dan sikap kritis siswa/mahasiswa India

Buku merupakan kebutuhan bagi siswa dan mahasiswa India. mereka sadar bahwa dengan baca mereka mendapatkan pengetahuan lebih. Terlebih lagi adanya buku yang berkualitas dari penerbit ternama dunia dan harga yang terjangkau membuat mereka senang membaca. Peranan pengajar akan sikap sadar baca ini pun sangat penting. Tugas-tugas yang diberikan dapat ditemukan dari berbagai referensi buku. Bisa dikatakan “mungkin perlu diawali dengan tuntutan, kemudian menjadi sebuah kebiasaan”.

Kepercayaan diri mereka sangat terlihat ketika memberikan pendapat, pengetahuan bahkan berdebat dengan dosen. Mereka diberikan kesempatan untuk berani berpendapat dikelas bahkan diluar kelas. Di perguruan tinggi, para dosen tidak segan-segan meminta mahasiswa membaca materi perkuliahan dari material asli agar mahasiswa langung mendapatkan ilmu dari sumbernya sehingga melahirkan daya kritis dan nalar yang baik.

‪#‎Refleksi‬: Inti Permasalah Pendidikan di Indonesia

Setelah forum mengungkapkan beberapa nilai-nilai positif pendidikan di India, Prof. Iwan Pranoto mensarikan akar permasalah pendidikan di Indonesia yang perlu untuk diselesaikan, yaitu adalah budaya pendidikan Indonesia itu sendiri. Budaya yang dimaksud adalah pentingnya menjadikan pendidikan menjadi “suatu kenikmatan, bukan sebuah beban.” Selain itu budaya mental perlu diasah untuk lebih mandiri dalam menelaah materi-materi yang langsung dari sumber terkait, bukan “disuapi” oleh pengajar. Di Indonesia, kita menganggap pendidikan adalah kewajiban bagi rakyat Indonesia, namun yang lebih tepat adalah pendidikan adalah hak bagi rakyat Indonesia dan pemerintahlah yang berkewajiban menyediakan fasilitas pendidikan yang bermutu dengan sebaik-baiknya. Upaya pemerintah-pun tidak berhenti sampai disitu, namun juga harus mampu mengajak seluruh pihak yang terkait dalam “memberikan pesan-pesan eksplisit” yang menyenangkan terkait pendidikan, bukan retorika-retorikan yang saat ini banyak didengungkan. (Ditulis Popi Miyondri)

10641211_10204506626603589_3951736908456952426_n 10513244_10204506628283631_6658414636241789564_n

Catatan PPI India ~Diskusi ATDIK & PPI India, Jumat, 5 September 2014~

2 comments

  1. Lebih tepatnya pendidikan Indonesia harus banyak belajar dari sistem ataupun budaya-budaya pendidikan di seluruh negara, agar pendidikan kita tidak menutup diri dan jalan di tempat saja. Perlu ada pembelajaran agar Indonesia semakin maju dan berkualitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*